Jenis-Jenis
Metode Penelitian
Jenis-jenis penelitian lain dapat dibedakan atas dasar
beberapa sumber referensi berikut ini.
Jenis-Jenis Metode Penelitian
Menurut Ahli
Banyaknya
jenis metode penelitian sebagaimana dikemukakan di atas,
dilandasi oleh adanya perbedaan pandangan dalam menetapkan masing-masing
metode. Uraian selanjutnya tidak akan mengungkap semua jenis metode yang dikemukakan di atas tetapi
membahas secara singkat beberapa metode penelitian
sederhana yang sering digunakan dalam penelitian pendidikan.
A.
Penelitian Deskriptif
Penelitian
deskriptif
adalah penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa,
kejadian yang terjadi saat sekarang. Penelitian deskriptif memusatkan perhatian
kepada masalah-masalah actual sebagaimana adanya pada saat penelitian
berlangsung. Melalui penelitian deskriptif, peneliti berusaha mendeskripsikan
peristiwa dan kejadian yang menjadi pusat perhatian tanpa memberikan perlakukan
khusus terhadap peristiwa tersebut. Variabel yang diteliti bisa tunggal (satu
variabel) bisa juga lebih dan satu variabel.
B.
Metode Penelitian dan Pengembangan (R&D)
Penelitian
dan Pengembangan
atau Research and Development (R&D) adalah strategi
atau metode penelitian yang cukup ampuh untuk memperbaiki praktek. Yang
dimaksud dengan Penelitian dan Pengembangan atau Research and Development (R&D)
adalah rangkaian proses atau langkah-langkah dalam rangka mengembangkan suatu
produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada agar dapat dipertanggung
jawabkan. Produk tersebut tidak selalu berbentuk benda atau perangkat keras (hardware),
seperti buku, modul, alat bantu pembelajaran di kelas atau di laboratorium,
tetapi bisa juga perangkat lunak (software), seperti program komputer
untuk pengolahan data, pembelajaran
di kelas,
perpustakaan atau laboratorium, ataupun model-model pendidikan, pembelajaran,
pelatihan, bimbingan, evaluasi, sistem manajemen, dan lain-lain.
Demikianlah
beberapa metode penelitian dalam pendidikan, sumber utama dari
penulisan metode penelitian ini yaitu dari Surya Dharma, MPA.,
Ph.D, (2008) Pendekatan, Jenis, Dan Metode Penelitian Pendidikan :
Jakarta
JENIS – JENIS METODE PENELITIAN
Metode penelitian merupakan suatu cara ilmiah untuk
mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan, atau
dibuktikan, suatu pengetahuan tertentu sehingga pada gilirannya dapat digunakan
untuk memahami, memecahkan, dan mengantisipasi masalah dalam bidang
tertentu.
Jenis-jenis
metode penelitian dapat dikelompokan menurut bidang, tujuan, metode, tingkat
eksplanasi, dan waktu.
Menurut bidang, penelitian dapat dibedakan menjadi penelitian akademis,
profesional dan institusional. Dari segi tujuan, penelitian dapat dibedakan
menjadi penelitian murni dan terapan. Dari segi metode penelitian, dapat
dibedakan menjadi penelitian survey, penelitian expofacto, eksperimen,
naturalistik, policy research, evaluation research, action research, sejarah,
dan Research and development. Dari level of expalanation dapat dibedakan menjadi
penelitian deskriptif, komparatif dan asiosiatif. Dari segi waktu dapat
dibedakan menjadi penelitian cross sectional dan longitudinal.
Dibawah
akan diuraikan jenis metode penelitian menurut tujuan, metode, dan
tingkat eksplanasi.
1. Penelitian Menurut Tujuan:
·
Penelitian Murni
Penelitian
Murni merupakan penelitian yang dilakukan atau diarahkan sekedar untuk memahami
masalah organisasi secara mendalam dan hasil penelitian tersebut untuk
pengembangan ilmu administrsi atau manajemen. Jujun S. Suriasumantri (1985) menyatakan bahwa penelitian
yang bertujuan menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah
diketahui.
·
Penelitian Terapan
Penelitian
Terapan merupakan penelitian yang diarahkan untuk mendapakan
informasi yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah. Gay (1977) menyatakan bahwa sulit
untuk membedakan antara penelitian murni (dasar) dan terapan secara terpisah,
karena keduanya terletak pada satu garis kontinum. Penelitian dasar bertujuan
untuk mengembangkan teori dan tidak memperhatikan kegunaan yang langsung
bersifat praktis. Penelitian dasar pada umumnya dilakukan pada laboratorium
yang kondisinya ketat dan terkontrol. Penelitian terapan dilakukan dengan
tujuan menerapkan, menguji, dan mengevaluasi kemampuan suatu teori yang
diterapkan dalam memecahkan masalah masalah praktis. Jadi penelitian dasar
berkenan dengan penemuan dan pengembangan ilmu. Setelah ilmu tersebut digunakan
untuk memecahkan masalah, maka penelitian tersebut akan menjadi penelitian
terapan.
·
Penelitian Eksperimen
Penelitian Eksperimen adalah suatu penelitian yang berusaha mencari
pengaruh variable tertentu terhadap variable yang lain dalam kondisi yang
terkontrol secara ketat. Contoh: penelitian penerapan metode kerja baru
terhadap produktifitas kerja, penelitian pengaruh mobil berpenumpang tiga
terhadap kemacetan lalu lintas
di jalan.
·
Penelitian Naturalistic
Penelitian naturalistic sering juga disebut metode
kualitatif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi
obyek alamiah. Contoh: penelitian untuk mengungkapakn makna upacara ritual dari
kelompok masyarakat tertentu, penelitian untuk menemukan factor-faktor yang
menyebabkan terjadinya korupsi.
·
Penelitian evaluasi
Penelitian evaluasi adalah penelitian yang berfungsi
untuk menjelaska fenomena suatu kejadian, kegiatan dan product. Contoh:
penelitian proses pelaksanaan suatu peraturan atau kebijakan, penelitian
keluarga berencana.
·
Penelitian sejarah
Penelitian sejarah adalah penelitian yang berkenaan
dengan analisis yang logis terhadap kejadian-kejadian yang berlangsung di masa
lalu. Contoh: penelitian
untuk mengetahui kapan berdirinya kota tertentu yang dapat digunakan untuk
menentukan hari ulang tahun, penelitian untuk mengetahui perkembangan peradaban
kelompok masyarakat tertentu.
3.
Penelitian Menurut Tingkat Explanasinya :
·
Penelitian Deskriptif
Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan
untuk mengetahui nilai variable mandiri, baik satu variable atau lebih
(independent) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan antara varibel
yang satu dengan yang lain. Contoh: penelitian yang berusaha menjawab
bagaimanakah profil presiden Indonesia, bagaimanakah etos kerja dan prestasi
kerja para karyawan di suatu
departemen.
·
Penelitian Komparatif
Penelitian komparatif merupakan suatu penelitian yang bersifat
membandingkan sesuatu. Contoh:
adakah perbedaan profil presiden Indonesia dari waktu ke waktu, adakah
perbedaan kemampuan kerja antara lulusan SMK dengan lulusan SMU.
·
Penelitian Asosiatif
Penelitian asosiatif adalah penelitian yang bertujuan
untuk mengetahui hubungan dua variable atau lebih. Contoh: apakah ada hubungan
antara datangnya kupu-kupu dengan tamu, atau adakah pengaruh insentif terhadap
prestasi kerja pegawai.
4.
Penelitian Menurut Jenis Data dan Analisis :
·
Penelitian Kuantitatif
Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang menggunakan
data kuantitatif (data yang berbentuk angka atau data yang diangkakan). Metode kuantitatif dinamakan
metode tradisional , karena metode ini sudah mentradisi sebagai metode untuk
penelitian. Metode ini disebut sebagai metode positivistik karena berlandaskan
pada filsafat positivisme. Metode ini sebagai metode ilmiah karena telah
memenuhi kaidah-kaidah ilmiah yaitu konkrit, obyektif, terukur, rasional, dan
sistematis. Metode ini juga disebut metode discovery, karena dengan metode ini
dapat ditemukan dan dikembangkan berbagai iptek baru. Metode ini disebut
kuantitatifkarena data penelitiannya berupa angka-angka dan analisis
menggunakan statistik. Jadi, metode kuantitatif merupakan metode yang digunakan
untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel
pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen
penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/ statistik dengan tujuan untuk
menguji hipotesis yang telah diterapkan.
·
Penelitian kualitatif
Penelitian kualitatif adalah peneltian yang menggunakan
data kualitatif (data yang berbentuk data, kalimat, skema, dan gambar). Metode penelitian kualitatif
dinamakan sebagai metode baru karena popularitasnya belum lama, dinamakan
metode postpositivistik karena berlandaskan pada filsafat postpositivisme.
Metode ini disebut juga sebagai metode artistik, karena proses penelitian lebih
bersifat seni ( kurang terpola) dan disebut sebagai metode interpretive karena
data hasil penelitian lebih berkenaan dengan interpretasi terhadap data yang
ditemukan di lapangan. Jadi metode penelitian kualitatif dapat diartikan
sebagai metode penelitian yang digunakan untuik meneliti pada kondisi obyek
yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah
sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan dengan
trianggulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan hasil
penelitian kualitatif lebih menekankan makna dari pada generalisasi.
5. Macam-macam Data Penelitian
Jenis-jenis
data yang biasanya digunakan untuk penelitian yaitu dapat dijelaskan
sebagai berikut :
·
Data kualitatif adalah data yang
dinyatakan dalam bentuk kata, kalimat sketsa dan gambar yang biasanya menunjukan suatu
kualitas tertentu.
·
Data kuantitatif adalah data yang
berbentuk angka atau data yang diangkakan, biasanya berbentuk statistik.
·
Data diskrit (data nominal) adalah data
yang hanya dapat digolong-golongkan secara trepisah, secara diskrit atau
kategori.
·
Data kontinum adalah data yang
bervariasi menurut tingkatan dan diperoleh dari hasil pengukuran.
·
Ordinal adalah data yang berbentuk
rangking atau peringkat.
·
Interval adalah data yang jaraknya sama
tetapi tidam mempunyai nilai 0 (nol) mutlak.
·
Rasio adalah data yang jaraknya sama.
·
Variable adalah atribut seseorang atau
objek yang mempunyai variasi antara satu orang dengan yang lain atau satu objek
dengan objek yang lain,
atau kegiatan tertentu yang memiliki variasi tertentuyang ditetapkan oleh
peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya. Jenis-jenis variable dapat
dibedakan menjadi variabel independent/ variabel bebas, variable
dependent/variabel terikat, variable moderator, variable intervening, dan
variable control.


